Benarkah

Teriak kita lancarkan kala harga-harga melambung tinggi. Kenaikan harga bahan bakar minyak lah yang jadi kambing hitam utama. Tak peduli suku, agama dan ras semua menyuarakan ketidaksanggupan akan bahaya yang datang dari kenaikan harga-harga tersebut seakan dunia telah ada di penghujungnya.

Kita pun kembali teriak. Kala tiket konser musisi britania raya telah habis terjual. Banyak yang bilang ini momen langka. Tak perlu berpikir terlalu lama untuk merogoh kocek demi alunan musik sang idola. Keberadaan acara di negara tetangga pun tak jadi soal.

“Uang bisa dicari namun kesempatan besar ini tak mungkin dibuang sia-sia.” 

“Tak masalah harus irit untuk menambal biaya yang dibutuhkan, asalkan bisa menyaksikan musisi idaman”

Bandingkan dengan teriakan saat harga kebutuhan sehari-hari melonjak. Banyak dari kita yang menolak habis-habisan. Hujatan dan makian pun silih berganti datang dari komunitas-komunitas yang katanya peduli pada negara.

Dua teriakan yang saya dengar ini terasa sangat bertolak belakang. Timbul ketidakpercayaan, benarkah negara kita bisa krisis? bisakah disebut krisis kalau tiket menonton konser di luar negeri dibela-bela habis?

Pendapat saya mengatakan tidak. Saya tidak menghujat siapapun yang terganggu saat kenaikan bbm. Saya pun tidak mengharamkan nonton konser. Saya hanya ingin pesan untuk yang baca ini terlebih untuk saya sendiri agar bisa memilah dan memilih mana yang butuh untuk diprioritaskan, mana yang sedang benar-benar dibutuhkan.

Dan percayalah musisi itu pernah bilang ini, 

Open up your eyes. Just open up your eyes.
-Politik (song title)-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s