Setiap Kita Punya Gaya

101 daerah di Indonesia akan melaksanakan pemilihan pemimpin nya di tahun 2017. Pilkada namanya. DKI Jakarta adalah salah satu daerah yang akan melaksanakan pemilihan kepala daerah.

Daerah ini menjadi daerah yang paling disoroti dari keseluruhan daerah pelaksana pilkada. Banyak faktor di dalamnya yaitu karena DKI Jakarta disebut miniatur Indonesia serta calon-calon nya yang berisi orang-orang hebat.

Agus Yudhoyono yang berlatar belakang militer dengan catatan akademis yang mentereng, Basuki TP dengan gaya yang profesional serta didukung hasil kerja di periode sebelumnya serta Anies Baswedan yang jempolan di bidang pendidikan serta catatan partisipasi nya dalam bidang pemberantasan korupsi.

Sore tadi saya melihat video debat tim sukses di acara Mata Najwa. Hadir disana Ruhut Sitompul dan Taufik Basari sebagai perwakilan dari nomor urut 2 dan Pandji Pragiwaksono serta Ferry Juliantono untuk nomor urut 3.

Bukan soal program, bukan soal siapa yang paling hebat menangani Jakarta yang ingin saya utarakan. Dari video tersebut saya melihat keunikan dari tiap-tiap individu tim sukses. Berada di tim pemenangan bukan lah hal yang mudah pastinya. Bisa dilihat bahwa orang-orang tersebut bisa ada di tim sukses walaupun dengan gaya mereka masing-masing.

Ruhut Sitompul dengan gaya yang santai, bahasa yang ringan serta sedikit humoris yang mengundang tawa para penonton nya.

Taufik Basari dengan gaya bicara yang lugas, penuh keyakinan namun tidak keluar dari peraturan permainan acara itu.

Pandji Pragiwaksono yang terlihat dengan mudahnya mengeluarkan kata-kata serta dapat dicerna setiap pembicaraan nya.

Ferry Juliantono dengan gaya bicara dengan tempo yang relatif lebih rendah dari yang lainnya namun dapat sampai poin-poin argumen nya.

Satu hal yang membuat saya semakin yakin setelah menonton acara tadi. Bahwasa nya setiap orang diciptakan spesial.

Semirip apapun fisik seseorang dengan orang lain, dari dalam diri nya pasti tersimpan keunikan tersendiri. Setiap orang punya caranya sendiri untuk hidup. Tak perlu menyamai-nyamai dengan orang lain karena sampai kapanpun manusia diciptakan berbeda dengan keunikan masing-masing.

Tugas kita adalah bagaimana kita bisa mengenal diri kita sendiri. Apa yang bisa kita bawa dan poles untuk terus menjadi lebih baik.

Karena Setiap Kita Punya Gaya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s