Tak Seindah Dulu

Sendiri ku tak sanggup

Engkau pun begitu

Keberadaanmu lebih dulu hidup

Denganku kita terbatas waktu

 

Tak begitu dengan rumah ini

Ini milikku lebih dulu

Kupikir penilaianku terlalu dini

Mungkin kau hanya perlu menyatu

 

Hari demi hari kau tak berubah

Malah tambah parah

Seakan kau rasa dinasti mu lebih wah

Tradisi rumah ini telah melemah

 

Semakin hari semakin menjadi

Namun tak bisa kuhindari

Ku hanya bisa bersabar hati

Karena nasib mu bukan aku yang hakimi

Untukmu yang di depan pintu.

Bekasi, 9 November 2016 20.49 WIB

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s