Kekinian

22 Juli 2014 tepatnya pada pukul 16.00 WIB, KPU sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas berlangsung nya pemilihan umum di Indonesia mengumumkan pasangan mana yang akan memimpin Indonesia 5 tahun ke depan. Akhirnya pasangan nomor urut 2 alias Jokowi – Jusuf Kalla yang berhasil memenangkan pertarungan. Seperti layaknya sebuah pertandingan biasa, ada yang senang bukan kepalang, ada juga yang bersikap delusional seakan-akan tidak ada yang memperhatikan.

Kubu yang menang tanpa henti menagih janji maupun sumpah serapah pendukung “si kalah”. Kubu yang kalah pun tak diam disitu. Ada yang lebih memilih diam, ada yang tetap bersikukuh bahwa pilihannya yang menang lalu mencaci maki pihak penyelenggara, namun ada pula yang masih optimis dengan mencari bukti bahwa telah terjadi kecurangan lalu menyusunnya untuk dibawa banding ke Mahkamah Konstitusi.

Terlepas dari huru hara masalah penetapan siapa yang masuk istana dan siapa yang masuk ke rumah masing-masing, ada hal yang menarik saya untuk menulis ini di blog. Semua berawal dari berita yang saya baca berapa hari yang lalu.

Presiden terpilih Joko Widodo akan menggunakan jasa headhunter untuk kabinet nya. Sistem pemilihan dengan Headhunter ini sendiri berarti akan ada orang-orang maupun tim yang bertugas mencari profesional untuk posisi-posisi kunci, atau istilah kerennya executive search. (dikutip dari buku Career Snippet halaman 18, yang ditulis oleh Rene Suhardono).

Kalau ini benar adanya, artinya semua perkataan Joko Widodo mengenai tidak adanya janji-janji untuk jatah menteri memang benar. Menurut saya, ini terobosan yang fantastis. Mengapa? Karena dengan adanya sistem pemilihan menteri oleh headhunter maka kita akan mendapatkan para menteri-menteri yang memang sudah teruji kapasitas nya dan memang pantas untuk menduduki posisi kepala pada suatu kementerian di Indonesia.

Saya yakin anda sudah tidak mau lagi mendengar ada menteri yang mengancam akan memblokir Blackberry tapi memposting tweet pengumumannya via Ubertwitter for Blackberry.

Saya yakin anda sudah tidak mau lagi mendengar ada menteri yang menutup akses Vimeo yang berakibat hasil unggahan anda selama ini sia-sia.

Saya yakin anda sudah tidak mau lagi mendengar ada menteri yang berkelakar internet cepat untuk apa.

Saya yakin anda sudah tidak mau lagi mendengar ada menteri yang keliru menyanyikan Indonesia Raya di depan ribuan rakyat Indonesia.

Saya yakin anda sudah tidak mau lagi mendengar ada menteri yang seenaknya dalam aktivitas penerbangan dan bertindak tidak hormat pada flight crew.

Saya yakin anda sudah tidak mau lagi mendengar ada menteri yang kesal omongannya terpotong adzan.

akhir kata saya berharap bahwa terobosan Pak Jokowi bisa berdampak dengan sangat baik untuk Indonesia yang lebih baik tentunya. Aamiin.

Maju terus Pak Jokowi,

jutaan rakyat mendukung mu,

beri kami pemimpin-pemimpin yang memang ahli di bidang nya,

sudah saatnya pemerintah lebih kekinian dalam bertindak.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s