2013 In Moments

Tahun 2013 akan segera berakhir. 12 bulan ke belakang bukanlah waktu yang sebentar. Banyak momen yang tentunya menjadi momen yang ‘hits’ selama kurun waktu tersebut. Tidak hanya untuk gue, elo, ataupun mereka yang merasa ga ada yang spesial sama sekali, pasti ada satu momen yang ga akan terlupa.

2013 sama seperti tahun-tahun lainnya,banyak intrik, kejutan, maupun kesulitan. Untuk masalah keinginan misalnya, ada yang on target, below target, bahkan ada juga yang above target.

Accomplishment of Impossible Missions

Mission 1 : PFT Laboratory Practicum

Tahun 2013 adalah tahun dimana dimulainya praktikum 9 modul di laboratorium PFT yang mana gue adalah salah satu asistennya. Awalnya semua kelimpungan. Gimana caranya materi yang lazim nya untuk 4 modul harus dijadikan 9 modul atas perintah fakultas pada saat itu. Waktu pun berjalan dan modul baru praktikum Perancangan dan Tata Letak Fasilitas Institut Teknologi Telkom berisi 9 modul pun rampung.

Masalah terbesar bukan di penyusunan modul melainkan waktu yang tersedia. Untuk melakukan 9 modul minimal membutuhkan 9 minggu, belum lagi untuk kebutuhan susulan dan kepotong minggu UTS/UAS. Dan juga, pada saat itu adalah masa-masa dimana kami para mahasiswa angkatan 2009 sedang menjalani semester 8 yang merupakan semester terakhir dalam masa studi normal.

Pertanyaan maupun pernyataan yang sering muncul,

“kekejar gak ya sidang gue?”

“yaelah seminar aja belom, ada nambah lagi jaga praktikum.”

“aduh jaga praktikum bakal sering nih susah deh mau ngewarnet lagi.”

Hahahaha yang terakhir bercanda tuh, ga ada yang ngomong gitu kok ke gue. 🙂

Akhirnya setelah melalui perjalanan panjang, berliku, konflik, bahkan ada juga kawan yang jadi sering jatuh sakit, pada tanggal   praktikum selesai dengan NGL sebagai satu-satunya asisten di shift terakhir tersebut. So much win.

Yang menggembirakan lagi adalah perihal gaji. Lumayan banget buat mahasiswa. Kebayar deh berbulan-bulan ‘nanggep’ praktikum. Barang travel guitar merk Legacy 5 biji bisa sob kebeli. :))

Mission 2 : Mind Map Goal

Gue ingin sekali lulus di tahun 2013. Tapi sayangnya gue bukan mahasiswa yang brilian. Makanya banyak ‘tek tek bengek’ yang belom bisa tercapai padahal udah sampai semester 8 dan itu semua merupakan syarat untuk lulus dari kampus ini. Akhirnya gue buat semacam mind map biar semuanya ketara dan jelas apa yang belum gue lalui untuk bisa lulus di 2013.

Dan Alhamdulillah, semuanya bisa gue lalui dan mind map gue goal. Sayang banget gak sempet gue foto mind map nya tapi yang terpenting sih apa yang gue tulis, yang menurut gue sempat impossible, akhirnya bisa goal semuanya.

Mission 3 : College Champion

Gue punya impian untuk bisa juara di setiap tingkat akademik di hidup gue. Dan semua udah terwujud. Dari mulai TK, SD, SMP, dan SMA. Di dunia perkuliahan sayang banget rasanya kalo harus terhenti dan ga juara apa-apa. Akhirnya di 2013 gue getol nyari lomba-lomba buat diikutin.

Gue pernah ikut lomba artikel di blog dari Prasetya Mulya kalo ga salah dibuat untuk memperingati hari jadi Prasetya Mulya pada saat itu. Tema dari tulisannya adalah ekonomi kreatif. Akhirnya pengumuman keluar dan belum berhasil.

Beberapa bulan setelah lomba blog Prasetya Mulya beres, ada undangan di lab gue untuk lomba software and hardware competition dari jurusan Teknik Elektro IT Telkom. Akhirnya gue beserta tim lab PFT bisa menang, lebih jelasnya pernah ditulis disini. Alhamdulillah kesampean juga 🙂

Mission 4 : Tukang Insinyur 2013

Masih berhubungan dengan mission 2 yang udah ditulis di atas, tahun ini akhirnya berhasil juga menyelesaikan studi. Banyak yang tanya kenapa kok akademis banget target-target gue di 2013 ini. Jawabannya sih simple, ya karena memang tahun ini kewajibannya buat di kelarin, di samping itu lulus di 2013 ideal banget buat jalannya finansial pembiayaan kuliah oleh orang tua gue.

Karena gue lulus di bulan Juli yang mana artinya gue tidak harus bayar kuliah lagi untuk semester baru di bulan Agustus. Dan adik gue masuk kuliah bulan Agustus. Jadi ya pas banget kalo bisa beres di tahun ini. Ga ada biaya yang double.

Unpredicted Moments

Jobless

Sekarang waktunya yang ga enak-enak di 2013. Tidak pernah terpikir oleh gue soal menganggur. Jangankan untuk hitungan bulan, 2 hari setelah revisi gue kelar aja udah kerasa ga betah karena menganggur.Awalnya memang gue tidak pernah terpikir ke arah bagaimana nasib gue setelah lulus.Mau apa? Mau kemana? Mau ngapain setelah ini? Dan lain-lain. Yang terpikirkan hanya bagaimana caranya kuliah ini bisa beres tahun ini. Di situ letak salahnya. Kurang visi dan misi. Akhirnya ya baru kerasa deh.:)

Tapi hidup terlalu singkat untuk disesali. Kita lihat aja gimana nanti akhir perjalanan mencari ini. Dengan tidak melupakan berusaha serta berdoa.

No routine day by day

Masih berhubungan dengan menganggur. Tahun 2013 ini bisa dibilang lack of routines. Akibat perubahan status yang signifikan dari mahasiswa jadi pengangguran maka rutinitas yang jadi korban. Gue pun akhirnya menemukan apa yang menjadi kesulitan utama menganggur, yaitu tidak adanya rutinitas ini. Penghasilan memang jadi pertimbangan tapi bukan yang utama. Tidak adanya rutinitas itu lebih menyiksa.

Rutinitas yang dimaksud disini bukan berarti hanya dalam cakupan bekerja tapi bisa juga buka usaha sendiri,bisa juga berupa hal-hal yang dilakukan buat mengisi waktu yang kelewat luang ini. Lama kelamaan gue sadar kalaupun statusnya jobless harus tetep diatur gimana caranya masih punya kegiatan atau yang daritadi disebut rutinitas. Yang kayak gini yang awalnya ga pernah kepikiran tapi jadi nyusahin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s